Praktik Baik Pemanfaatan Dana Desa Tegal Sari Tahun 2024
Program Ketahanan Pangan Melalui Budidaya Ayam Petelur oleh BUMDes
Desa Tegal Sari, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir, telah berhasil melaksanakan program Ketahanan Pangan melalui Budidaya Ayam Petelur yang dikelola oleh BUMDesa. Program ini merupakan salah satu bentuk pemanfaatan Dana Desa Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp207.425.000, yang difokuskan pada peningkatan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan lokal.
Perencanaan
Program ini lahir dari hasil Musyawarah Desa yang membahas pemanfaatan tanah kas desa seluas satu hektar untuk kegiatan ketahanan pangan. Berdasarkan kesepakatan bersama, ditetapkan bahwa usaha budidaya ayam petelur akan dikelola oleh BUMDes dengan sistem penyertaan modal dari Dana Desa. Perencanaan mencakup pembangunan kandang, pembelian bibit ayam sebanyak 2.000 ekor, penyediaan pakan, serta penyerapan tenaga kerja lokal sebanyak tiga orang. Langkah ini dirancang untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru dan mengurangi angka pengangguran di desa.
Pelaksanaan
Pelaksanaan dimulai dengan pembangunan kandang dan pembelian bibit ayam petelur (DOC). Ayam dirawat intensif dengan pemberian pakan bergizi dan vaksinasi rutin. Setelah mencapai usia 18–20 minggu, ayam mulai memproduksi telur secara stabil, menghasilkan sekitar 1.700–1.750 butir telur per hari. Proses pengelolaan dilakukan sepenuhnya oleh BUMDes dengan melibatkan masyarakat setempat, menerapkan prinsip transparansi dan pemberdayaan. Sebagian hasil panen digunakan untuk kebutuhan pangan warga desa, sementara sisanya dijual ke pasar lokal untuk menambah pendapatan desa.
Pemanfaatan
Hasil dari kegiatan ini memberikan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan. Program ini berhasil menurunkan angka pengangguran, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADesa) sebesar Rp50.000.000 per tahun. Selain itu, ketersediaan telur segar turut membantu program penanggulangan stunting melalui penyediaan protein hewani bagi balita dan keluarga kurang mampu. BUMDes kini juga tengah mengembangkan unit usaha baru seperti pengolahan limbah ternak menjadi pupuk, pembuatan telur asin, dan pelatihan digital marketing produk unggulan desa.Testimoni Kepala Desa
“Kami bangga dengan keberhasilan BUMDes Tegal Sari dalam mengelola program ketahanan pangan ayam petelur ini. Selain membantu ketahanan pangan keluarga, kegiatan ini juga membuka lapangan kerja dan menambah PADesa. Kami berharap usaha ini terus berkembang, menjadi contoh bagi desa lain, serta memperkuat ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.”
— Kepala Desa Tegal Sari

Komentar
Posting Komentar